PERNIKAHAN KRISTEN DITINJAU DARI EFESUS 5:22-23
Abstract
Pernikahan adalah lembaga manusia yang ditetapkan Allah, sejak penciptaan manusia pertama di Taman Eden 9Kej.2.24). Tujuan utama pernikahan adalah memberi kebahagiaan dalam kesatuan pria dan wanita dalam saling mengasihi, memberi dukungan (saling menopang dan mengayomi), saling menghibur atau pemulihan atas segala bilur masa kanak-kanak yang lalu, lewat kasih sayang yang diberikan dan diterima. Dan bahu-membahu dalam menghadapi suka dan duka yang merangsang kearah pembentukan kepribadian yang matang dengan terealisasinya potensi individu masing-masing.
References
Dobson, C. James . Cinta harus Tangguh. Jakqarta : Harvest Publication House, 1996.
Abineno, J.L. Tafsiran Alkitab Efesus. Jakarta : BPK Gunung Mulia, 1997.
Barclay M. Newman Jr. Kamus-Yunani-Indonesia. Jakarta: Bpk Gung Mulia, 1996.
Ludwig, Charles. Kota-Kota Pada Zaman PB. Bandung : Kalam Hidup, 1976.
Scheunemann, D. Romantika Kehidupan Suami Istri. Malang:Gandum Mas, 1988.
Walvoord, John F. and Ray B. Zuxk. The Bible Knowledge Comentary. USA : New Testament Edition Viktor Books, 1983.
Trisna, Jonathan A. Pernikahan Kristen Suatu Usaha Dalam Kristus. Bandung : Kalam Hidup, 1994.
Hamble, Wanda & Victor S. Liu. Persiapan Pernikahan Menuju Rumah Tangga yang Bahagia. Yogyakarta : STII, 1988.
Yusuf Roni, K.A.M. Membina Keluarga Bahagia. Yogyakarta: Andi, 19940.
Dorothy L. Marx, Itu Kan Boleh. Bandung : Kalam Hidup, 1995.
Volkhard dan Gerlinde Scheunemann. Hidup Sebelum Dan Sesudah Menikah. Malang: PII, 1985.
Trobisch, Walter. Jodohku. Malang : gandum Mas, 1971.