Jurnal Teologi Pondok Daud https://ejournal.sttpk-medan.ac.id/index.php/pondokdaud <p>Jurnal Teologi Pondok Daud adalah <span style="font-family: helvetica; font-size: small;"><span style="font-family: helvetica; font-size: medium;">Media Komunikasi, Pengembangan Ilmu Teologi, dan Pelita Kebenaran, yang memberi pencerahan dan wawasan yang luas untuk memperlengkapi para pelayan dan pendidik secara holistik dalam tugas dan pelayanan.</span></span></p> Pelita Kebenaran Press en-US Jurnal Teologi Pondok Daud 2442-8132 Pandangan Teologi Secara Alkitabiah Tentang Politik https://ejournal.sttpk-medan.ac.id/index.php/pondokdaud/article/view/150 <p>Artikel ini menganalisis pemahaman teologi alkitabiah tentang politik dengan menelaah relasi antara iman Kristen, gereja, dan kehidupan politik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui analisis terhadap teks-teks Alkitab yang relevan serta pandangan teologis yang mendukung. Hasil kajian menunjukkan bahwa Alkitab menyediakan landasan teologis bagi keterlibatan politik orang Kristen, yang meliputi ketaatan kepada otoritas pemerintahan sebagai ketetapan Allah, pembedaan tanggung jawab antara negara dan Allah, serta panggilan profetis untuk mengoreksi praktik kekuasaan yang menyimpang dari prinsip keadilan dan kebenaran. Gereja tidak dipanggil untuk terlibat dalam politik praktis, melainkan menjalankan fungsi etis dan profetis dalam ruang publik. Dengan demikian, politik dipahami sebagai ranah tanggung jawab moral yang menuntut partisipasi orang Kristen secara kritis dan kontekstual demi terwujudnya kebaikan bersama berdasarkan prinsip-prinsip alkitabiah.</p> Kejar Hidup Laia Fiderius Waruwu Rezeki Gulo Copyright (c) 2026 Kejar Hidup Laia, Fiderius Waruwu, Rezeki Gulo https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-03-31 2026-03-31 9 1 Kepemimpinan Kristen Adaptif Tinjauan Teologis terhadap Dinamika Gereja Kontemporer https://ejournal.sttpk-medan.ac.id/index.php/pondokdaud/article/view/158 <p>Perkembangan gereja kontemporer yang dipengaruhi oleh disrupsi digital, perubahan sosial, dan dinamika generasi menuntut adanya transformasi dalam model kepemimpinan gereja yang lebih adaptif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep kepemimpinan Kristen adaptif yang berlandaskan pada prinsip-prinsip teologis dan Alkitabiah serta menganalisis relevansinya dalam menghadapi tantangan gereja masa kini. Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review (SLR) dengan teknik pengumpulan data melalui penelusuran literatur ilmiah dan dianalisis menggunakan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Kristen adaptif ditandai oleh integrasi antara nilai-nilai teologis seperti pelayanan, relasionalitas, dan transformasi komunitas dengan kemampuan responsif terhadap perubahan teknologi dan sosial. Selain itu, ditemukan bahwa kepemimpinan yang adaptif, partisipatif, dan kontekstual memiliki peran penting dalam meningkatkan relevansi dan keberlanjutan pelayanan gereja. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dalam pengembangan teologi kepemimpinan yang integratif serta implikasi praktis bagi gereja dalam merancang model kepemimpinan yang transformatif dan tetap setia pada nilai-nilai iman Kristen di era kontemporer.</p> Thuan Ong Copyright (c) 2026 Thuan Ong https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-03-31 2026-03-31 9 1 Pemuridan Kontekstual: Strategi Teologis dalam Menjangkau Generasi Z https://ejournal.sttpk-medan.ac.id/index.php/pondokdaud/article/view/163 <p>Perkembangan era digital telah membentuk karakteristik Generasi Z sebagai kelompok yang sangat terhubung, visual, dan menghadapi tantangan krisis identitas serta spiritualitas, sehingga menuntut pendekatan pemuridan yang lebih relevan dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi teologis pemuridan kontekstual yang efektif dalam menjangkau Generasi Z di tengah dinamika budaya digital. Metode yang digunakan adalah <em>systematic literature review</em> dengan analisis isi terhadap berbagai literatur ilmiah terkini yang relevan dengan topik pemuridan, spiritualitas digital, dan pendidikan Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemuridan yang efektif bagi Generasi Z memerlukan integrasi antara landasan teologis yang Kristosentris dengan pendekatan pedagogis yang kontekstual, berbasis relasi, serta memanfaatkan media digital secara kreatif dan partisipatif. Selain itu, faktor komunitas, pengalaman spiritual, dan literasi digital berperan penting dalam membentuk iman yang transformatif. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model pemuridan kontekstual yang holistik serta menawarkan implikasi praktis bagi gereja dan lembaga pendidikan Kristen dalam merancang strategi pembinaan iman yang relevan dan berkelanjutan di era digital.</p> Putra Sitompul Copyright (c) 2026 Putra Sitompul https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-03-31 2026-03-31 9 1 Kemiskinan dan Ketimpangan Sosial di Indonesia: Analisis Sosiologis dan Teologis terhadap Struktur Ketidakadilan https://ejournal.sttpk-medan.ac.id/index.php/pondokdaud/article/view/156 <p>Kemiskinan dan ketimpangan sosial di Indonesia merupakan persoalan multidimensional yang mencerminkan adanya struktur ketidakadilan dalam distribusi sumber daya, akses ekonomi, dan peluang sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif fenomena tersebut melalui integrasi perspektif sosiologis dan teologis guna memahami akar permasalahan sekaligus merumuskan pendekatan solusi yang bersifat transformatif. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan pendekatan kualitatif interpretatif, yang mengkaji berbagai literatur ilmiah relevan melalui teknik content analysis serta analisis teologis berbasis eksegesis, leksikal, sintaksis, dan semantik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan dan ketimpangan sosial tidak semata-mata disebabkan oleh faktor individual, melainkan merupakan hasil dari struktur sosial yang tidak adil dan reproduksi kekuasaan yang timpang, sementara perspektif teologis memberikan landasan moral dan spiritual dalam merespons kondisi tersebut melalui nilai keadilan, solidaritas, dan kepedulian. Penelitian ini berkontribusi dalam mengembangkan kerangka analisis interdisipliner yang mengintegrasikan dimensi struktural dan normatif, serta menawarkan dasar konseptual bagi perumusan kebijakan dan praktik sosial yang lebih inklusif dan berkeadilan.</p> Hendri Saksti Copyright (c) 2026 Hendri Saksti https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-03-31 2026-03-31 9 1 Teologi Penderitaan dan Harapan Perspektif Biblis terhadap Krisis Kehidupan Modern https://ejournal.sttpk-medan.ac.id/index.php/pondokdaud/article/view/161 <p>Krisis kehidupan modern yang ditandai oleh kompleksitas psikologis, eksistensial, dan spiritual telah memunculkan kebutuhan mendesak akan pemahaman teologis yang lebih mendalam mengenai penderitaan dan harapan dalam kehidupan iman. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi secara sistematis teologi penderitaan dan harapan dalam perspektif biblis sebagai respons terhadap krisis tersebut. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) yang diperkaya dengan analisis teologi biblis melalui pendekatan eksegetis, leksikal, sintaksis, dan semantik terhadap berbagai literatur ilmiah mutakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderitaan dalam kesaksian Alkitab memiliki dimensi redemptif, pedagogis, dan eskatologis yang tidak dapat dipisahkan dari konstruksi harapan iman, di mana penderitaan dipahami dalam kerangka kedaulatan Allah dan mencapai puncaknya dalam Kristologi salib. Harapan, dalam hal ini, berakar pada janji eskatologis Allah yang memberikan makna transformatif terhadap pengalaman penderitaan. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dalam mengintegrasikan teologi biblis, Kristologi, dan konteks kehidupan modern, serta menawarkan kerangka teologis yang relevan dan transformatif bagi praksis iman di tengah krisis kontemporer.</p> Yan J.B. Parrangan Copyright (c) 2026 Yan J.B. Parrangan https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-03-31 2026-03-31 9 1 Teologi Transformasi: Peran Roh Kudus dalam Membentuk Spiritualitas Generasi Digital https://ejournal.sttpk-medan.ac.id/index.php/pondokdaud/article/view/154 <p>Perkembangan era digital telah membawa perubahan signifikan dalam cara generasi muda memahami dan menghidupi iman Kristen, yang sering kali ditandai oleh spiritualitas yang bersifat instan, terfragmentasi, dan kurang mendalam. Dalam konteks ini, muncul kebutuhan teologis untuk mengkaji kembali peran Roh Kudus sebagai agen transformasi ilahi dalam membentuk spiritualitas yang autentik dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara teologis peran Roh Kudus dalam membentuk spiritualitas generasi digital melalui pendekatan teologi transformasi. Penelitian menggunakan metode systematic literature review (SLR) yang dipadukan dengan analisis teologis berbasis eksegesis biblika dan content analysis terhadap literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Roh Kudus tetap berperan sentral dalam proses transformasi spiritual, yang mencakup pembaruan batiniah, pembentukan identitas iman, serta integrasi pengalaman personal dan komunitas dalam konteks digital. Selain itu, spiritualitas generasi digital memiliki karakteristik yang unik, seperti interaktivitas, instanitas, dan keterhubungan global, yang menuntut pendekatan pembinaan iman yang kontekstual. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dengan mengintegrasikan teologi transformasi, pneumatologi, dan realitas digital dalam satu kerangka analitis, serta menawarkan implikasi praktis bagi pengembangan pendidikan agama Kristen dan pelayanan gereja yang relevan dengan dinamika zaman.</p> perlin zebua Copyright (c) 2026 perlin zebua https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-03-31 2026-03-31 9 1 Korupsi Sistemik sebagai Produk Struktur Sosial: Telaah Sosiologi Politik dan Teologi terhadap Disintegrasi Kepercayaan Publik di Indonesia https://ejournal.sttpk-medan.ac.id/index.php/pondokdaud/article/view/159 <p>Korupsi sistemik di Indonesia tidak lagi dapat dipahami sebagai penyimpangan individual, melainkan sebagai fenomena struktural yang berakar pada relasi kekuasaan, budaya politik, dan kelemahan institusional yang saling berkelindan, serta berdampak pada disintegrasi kepercayaan publik terhadap lembaga negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korupsi sistemik dalam perspektif sosiologi politik, mengkaji dampaknya terhadap kepercayaan publik, serta mengevaluasinya melalui pendekatan teologis yang menekankan nilai keadilan, integritas, dan amanah. Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review (SLR) dengan teknik pengumpulan data berbasis kajian pustaka dan analisis isi terhadap literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korupsi sistemik terbentuk melalui interaksi antara ketimpangan struktur sosial, lemahnya akuntabilitas institusional, dan budaya patronase, serta berkontribusi signifikan terhadap penurunan legitimasi dan partisipasi publik. Dari perspektif teologis, korupsi dipahami sebagai pelanggaran moral-spiritual yang menuntut transformasi nilai dalam tata kelola kekuasaan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka konseptual integratif antara sosiologi politik dan teologi sebagai dasar dalam merumuskan strategi transformatif untuk memulihkan kepercayaan publik.</p> Iwan Sumaria Gaurifa Copyright (c) 2026 Iwan Sumaria Gaurifa https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-03-31 2026-03-31 9 1 Iman di Tengah Disrupsi Relevansi Teologi Kristen dalam Era Postmodern dan Krisis Makna https://ejournal.sttpk-medan.ac.id/index.php/pondokdaud/article/view/157 <p>Era postmodern yang ditandai oleh relativisme kebenaran, fragmentasi makna, dan dominasi subjektivitas telah menimbulkan krisis eksistensial yang memengaruhi cara manusia memahami iman dan realitas spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta merumuskan kembali relevansi teologi Kristen dalam menghadapi dinamika tersebut, khususnya dalam konteks krisis makna yang dialami manusia kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan <em>systematic literature review</em> (SLR) dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah terbaru yang relevan melalui teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terjadi pergeseran epistemologis dan transformasi spiritualitas, kebutuhan manusia akan makna tetap signifikan, sehingga teologi Kristen tetap memiliki relevansi apabila dikembangkan melalui pendekatan kontekstual, dialogis, dan transformatif. Penelitian ini berkontribusi dalam menawarkan kerangka teologis integratif yang menggabungkan perspektif teologi kontekstual, filsafat postmodern, dan teologi eksistensial, sehingga dapat memperkuat peran iman Kristen sebagai sumber makna, identitas, dan transformasi dalam kehidupan manusia di era disrupsi.</p> aldrian eko Copyright (c) 2026 aldrian eko https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-03-31 2026-03-31 9 1 Transformasi Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Integrasi Teologi Alkitabiah dan Spiritualitas dalam Membentuk Karakter Peserta Didik https://ejournal.sttpk-medan.ac.id/index.php/pondokdaud/article/view/162 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis karakter peserta didik dalam konteks pendidikan modern yang ditandai dengan lemahnya integritas, tanggung jawab, dan internalisasi nilai moral, khususnya dalam praktik Pendidikan Agama Kristen yang masih cenderung berorientasi pada aspek kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan model transformasi pembelajaran Pendidikan Agama Kristen melalui integrasi teologi Alkitabiah dan spiritualitas dalam membentuk karakter peserta didik secara holistik. Pendekatan yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan analisis konten terhadap berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara nilai-nilai teologi Alkitabiah, praktik spiritualitas, dan pembelajaran transformasional mampu menghasilkan perubahan yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan perilaku peserta didik secara simultan. Pembelajaran yang bersifat reflektif, kontekstual, dan berbasis pengalaman terbukti efektif dalam menginternalisasikan nilai-nilai Kristiani secara eksistensial. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kerangka konseptual pembelajaran Pendidikan Agama Kristen yang integratif dan transformatif, serta memberikan dasar bagi pengembangan praktik pedagogis yang lebih relevan dalam membentuk karakter peserta didik secara autentik.</p> Indra Iyus Parlaungan Sihole Copyright (c) 2026 Indra Iyus Parlaungan Sihole https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-03-31 2026-03-31 9 1 Analisis Teologi Biblika Atas Ucapan Bahagia Dalam Matius 5:3–10 Sebagai Etika Kerajaan Allah https://ejournal.sttpk-medan.ac.id/index.php/pondokdaud/article/view/155 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ucapan bahagia dalam Matius 5:3–10 dari perspektif teologi biblika sebagai dasar pembentukan etika Kerajaan Allah. Pendekatan yang digunakan adalah metode <em>mix method</em> dengan mengintegrasikan eksegesis biblika, teologi biblika, dan analisis tematis. Melalui eksegesis biblika, penelitian ini menelusuri makna linguistik, historis, dan teologis dari setiap ucapan bahagia untuk menemukan kedalaman pesan yang terkandung di dalamnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa ucapan bahagia bukan sekadar ajaran moral atau perintah etis, melainkan deklarasi teologis yang menggambarkan karakter warga Kerajaan Allah. Dalam teologi biblika, ucapan bahagia menegaskan realitas Kerajaan Allah yang paradoksal—membalikkan nilai-nilai dunia dengan mengedepankan kerendahan hati, keadilan, kemurnian hati, dan perdamaian sebagai jalan kebahagiaan sejati. Etika Kerajaan Allah yang diungkapkan Yesus bersifat partisipatoris; manusia dipanggil untuk berpartisipasi dalam kehidupan Allah melalui transformasi batin dan tindakan kasih terhadap sesama. Relevansi ucapan bahagia bagi konteks gereja masa kini terletak pada panggilannya untuk mewujudkan kasih, keadilan, dan damai sejahtera di tengah krisis moral global. Dengan demikian, ucapan bahagia menjadi fondasi spiritual dan etis bagi umat Allah untuk hidup sebagai saksi nyata kehadiran Kerajaan-Nya di dunia.</p> Albert Djohanes Copyright (c) 2026 Albert Djohanes https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-03-31 2026-03-31 9 1 Sinergi Kebijakan Publik dan Teologi Kristen dalam Pencegahan Kekerasan terhadap Anak: Studi Kontekstual di Kabupaten Nias Selatan https://ejournal.sttpk-medan.ac.id/index.php/pondokdaud/article/view/160 <p>Kekerasan terhadap anak merupakan permasalahan serius yang masih menunjukkan tren peningkatan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Nias Selatan, yang mencerminkan belum optimalnya efektivitas sistem perlindungan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan model sinergi antara kebijakan publik dan nilai-nilai teologi Kristen dalam upaya pencegahan serta penanganan kekerasan terhadap anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan teknik analisis isi terhadap berbagai literatur ilmiah yang relevan, serta diperkaya dengan pendekatan teologis melalui analisis eksegesis, leksikal, sintaksis, dan semantik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan implementasi kebijakan perlindungan anak berkaitan erat dengan lemahnya internalisasi nilai moral dan spiritual dalam masyarakat, sementara nilai-nilai teologis seperti <em>imago Dei</em> dan <em>agape</em> memiliki potensi signifikan dalam membangun kesadaran moral dan praksis pengasuhan yang non-kekerasan. Penelitian ini berkontribusi dalam mengembangkan kerangka konseptual integratif yang menghubungkan dimensi struktural kebijakan publik dengan dimensi kultural-spiritual teologi Kristen, serta menawarkan model kolaboratif antara pemerintah, gereja, dan keluarga dalam menciptakan sistem perlindungan anak yang holistik, kontekstual, dan berkelanjutan.</p> Filiria Laowo Copyright (c) 2026 Filiria Laowo https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-03-31 2026-03-31 9 1